πŸ“˜ Materi Sosiologi – Kelas XI

Topik: Teori Interaksionisme Simbolik & Paradigma dalam Sosiologi

Pertemuan 9 – Teori Interaksionisme Simbolik (1)

Materi: Perbandingan Teori Sosiologi

1. Teori Fungsionalisme

  • Masyarakat dipandang sebagai suatu sistem yang stabil dan harmonis.
  • Tiap lembaga sosial (keluarga, pendidikan, agama, ekonomi, politik) berfungsi menjaga keseimbangan sosial.
  • Jika salah satu bagian tidak berfungsi, sistem akan terganggu.
  • Tokoh: Γ‰mile Durkheim, Talcott Parsons, Robert K. Merton.
  • Contoh: sekolah berfungsi menanamkan nilai disiplin dan keterampilan; agama berfungsi menjaga moral dan solidaritas sosial.

2. Teori Konflik

  • Menjelaskan masyarakat melalui sudut pandang pertentangan dan perebutan sumber daya.
  • Struktur sosial mencerminkan ketimpangan antara kelompok berkuasa dan yang dikuasai.
  • Perubahan sosial terjadi karena adanya konflik kepentingan.
  • Tokoh: Karl Marx, Ralf Dahrendorf, Lewis Coser.
  • Contoh: konflik antara buruh dan pengusaha terkait upah; konflik agraria antara masyarakat adat dan perusahaan.

3. Teori Interaksionisme Simbolik

  • Fokus pada interaksi sehari-hari yang sarat makna dan simbol.
  • Simbol adalah kunci dalam memahami perilaku sosial.
  • Realitas sosial tidak statis, tetapi dibentuk dan dinegosiasikan melalui interaksi.
  • Tokoh: George Herbert Mead, Herbert Blumer, Erving Goffman.
  • Contoh: jabat tangan sebagai simbol pertemuan; pakaian seragam sebagai simbol identitas kelompok; emotikon 😊 sebagai simbol emosi ramah.
Ilustrasi Teori Sosiologi

Gambar 1: Ilustrasi tentang interaksi sosial dalam masyarakat

Pertemuan 10 – Teori Interaksionisme Simbolik (2)

Materi: Simbol Sosial dalam Kehidupan Sehari-hari

1. Pengertian Simbol Sosial

  • Simbol adalah tanda, isyarat, benda, atau tindakan yang mewakili sesuatu dan dipahami maknanya oleh kelompok sosial.
  • Simbol bersifat relatif: makna bisa berbeda di setiap budaya.
  • Tanpa simbol, komunikasi sosial akan sulit dilakukan.

2. Fungsi Simbol Sosial

  • Komunikasi: mempermudah penyampaian pesan (bahasa, gestur, tanda).
  • Identitas: membedakan satu kelompok dengan kelompok lain (seragam, logo, bendera).
  • Kontrol sosial: mengatur perilaku agar sesuai norma (rambu lalu lintas, tanda larangan).
  • Solidaritas: memperkuat rasa kebersamaan (lagu kebangsaan, lambang negara).

3. Contoh Simbol Sosial di Lingkungan Sekitar

  • Sekolah: seragam β†’ disiplin, identitas siswa; logo OSIS β†’ kepemimpinan pelajar.
  • Masyarakat: bendera merah putih β†’ nasionalisme; pakaian adat β†’ jati diri budaya.
  • Media Sosial: tanda like πŸ‘ β†’ apresiasi; tanda hati ❀️ β†’ kasih sayang/kedekatan.
Contoh Simbol Sosial

Gambar 2: Berbagai contoh simbol sosial dalam kehidupan sehari-hari

Pertemuan 11 – Teori Interaksionisme Simbolik (3)

Materi: Simbol, Makna, dan Interaksi Sosial

1. Hubungan Simbol dengan Makna Sosial

  • Simbol hanya bermakna jika ditafsirkan.
  • Proses interpretasi ini dilakukan dalam interaksi sosial.
  • Makna dapat berubah sesuai konteks ruang, waktu, dan budaya.

2. Contoh Hubungan Simbol dan Makna

  • Senyum β†’ makna ramah β†’ interaksi menjadi lebih hangat.
  • Seragam sekolah β†’ makna identitas dan kesetaraan β†’ interaksi menciptakan solidaritas.
  • Tanda hati ❀️ di media sosial β†’ makna suka atau cinta β†’ interaksi berupa kedekatan emosional.
  • Topi toga β†’ makna kelulusan dan prestasi β†’ interaksi berupa perayaan keberhasilan.

3. Interaksionisme Simbolik dalam Kehidupan Sehari-hari

  • Kehidupan sosial penuh dengan simbol: bahasa, isyarat tubuh, pakaian, ritual.
  • Identitas diri juga dibentuk melalui interaksi simbolik (misalnya gaya berpakaian mencerminkan kepribadian).
  • Interaksi simbolik menjadi dasar terbentuknya norma, budaya, bahkan institusi sosial.
Interaksi Simbolik

Gambar 3: Ilustrasi interaksi simbolik dalam komunikasi

Video Pembelajaran

Video tentang interaksionisme simbolik akan ditambahkan di sini

Pertemuan 12 – Paradigma Ganda dalam Sosiologi

Materi: Tiga Paradigma Sosiologi

1. Paradigma Fakta Sosial

  • Masyarakat dilihat sebagai kenyataan objektif di luar individu.
  • Fakta sosial memaksa individu untuk bertindak sesuai aturan.
  • Fokus pada struktur, norma, hukum, lembaga.
  • Tokoh: Γ‰mile Durkheim, Talcott Parsons.
  • Contoh: aturan sekolah, hukum lalu lintas, norma agama yang membatasi perilaku.

2. Paradigma Definisi Sosial

  • Menekankan peran individu dalam memberi makna pada tindakan sosial.
  • Realitas sosial dipahami melalui interpretasi, motivasi, dan subjektivitas.
  • Tokoh: Max Weber (verstehen), George Herbert Mead, Erving Goffman.
  • Contoh: makna salam dalam budaya Jawa (ungkapan hormat), pemakaian cincin kawin (simbol komitmen).

3. Paradigma Perilaku Sosial

  • Masyarakat dipahami melalui pola perilaku yang dapat diamati.
  • Perilaku manusia dipengaruhi oleh stimulus, hadiah (reward), atau hukuman (punishment).
  • Tokoh: B.F. Skinner, George C. Homans.
  • Contoh: siswa belajar rajin karena ingin nilai bagus; anak patuh karena takut hukuman.
Paradigma dalam Sosiologi

Gambar 4: Ilustrasi tentang paradigma dalam sosiologi

Tabel Perbandingan Teori dan Paradigma Sosiologi

Tabel Perbandingan Teori Sosiologi

Teori Fungsi / Pandangan Fokus Kajian Tokoh Utama Contoh
Fungsionalisme Masyarakat = sistem stabil & harmonis Keseimbangan sosial melalui lembaga Γ‰mile Durkheim, Talcott Parsons, Robert K. Merton Sekolah β†’ menanamkan disiplin; agama β†’ menjaga moral & solidaritas
Konflik Masyarakat = arena pertentangan & perebutan sumber daya Ketimpangan, konflik kepentingan, perubahan sosial Karl Marx, Ralf Dahrendorf, Lewis Coser Konflik buruh–pengusaha soal upah; konflik agraria
Interaksionisme Simbolik Realitas sosial dibentuk lewat interaksi simbol Makna, simbol, komunikasi sehari-hari George H. Mead, Herbert Blumer, Erving Goffman Jabat tangan β†’ pertemuan; seragam β†’ identitas; emotikon 😊 β†’ ramah

Tabel Paradigma dalam Sosiologi

Paradigma Fungsi / Pandangan Fokus Kajian Tokoh Utama Contoh
Fakta Sosial Masyarakat = kenyataan objektif, memaksa individu Struktur, norma, hukum, lembaga Γ‰mile Durkheim, Talcott Parsons Aturan sekolah; hukum lalu lintas; norma agama
Definisi Sosial Individu memberi makna pada tindakan sosial Interpretasi, motivasi, subjektivitas Max Weber, George H. Mead, Erving Goffman Salam Jawa β†’ hormat; cincin kawin β†’ komitmen
Perilaku Sosial Perilaku = hasil stimulus, reward, punishment Pola perilaku yang dapat diamati B.F. Skinner, George C. Homans Siswa belajar rajin β†’ nilai bagus; anak patuh β†’ takut hukuman
Perbandingan Teori Sosiologi

Gambar 5: Ilustrasi perbandingan berbagai teori sosiologi

LKPD Online - Teori Interaksionisme Simbolik

Isilah Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berikut dengan jawaban yang tepat berdasarkan pemahaman Anda tentang materi yang telah dipelajari.